ADV  

Kabar Gembira, Kemenag Ngawi Pastikan TPG Guru Lulusan Sertifikasi 2025 Cair Maret atau Awal April Ini

Ngawinews.com – Ngawi – Penantian panjang para tenaga pendidik di bawah naungan Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Ngawi akhirnya menemui titik terang. Pihak Kemenag Ngawi secara resmi memberikan kepastian mengenahi jadwal pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi mereka yang baru saja lulus sertifikasi pada tahun 2025.

Kasi Pendidikan Madrasah, Yusuf Masruri, menegaskan bahwa anggaran untuk tujangan tersebut sudah tersedia dan siap disalurkan. Menurut jadwal yang telah disusun, proses pencairan dana akan dilakukan mulai akhir bulan Maret hingga April 2026 ini secara bertahap ke rekening masing-masing penerima.

Yusuf menjelaskan bahwa proses administrasi untuk lulusan tahun 2025 memang memerlukan ketelitian ekstra. Hal ini disebabkan adanya sinkronisasi data antara kelulusan pendidikan profesi dengan ketersediaan kuota pagu anggaran pada tahun berjalan, sehingga baru dapat direalisasikan sepenuhnya di bulan Maret atau April ini.

“Kami menyadari bahwa tunjangan ini sangat dinantikan oleh rekan-rekan guru. Oleh karena itu, setelah semua proses verifikasi di tingkat kabupaten dan pusat rampung, kami pastikan TPG guru lulusan 2025 akan cair di bulan Maret atau April 2026 ini,” ujar Yusuf Masruri saat memberikan keterangan di ruang kerjanya, Rabu (4/03/2026).

Lebih lanjut, Yusuf memaparkan bahwa jumlah penerima TPG tahun ini mengalami peningkatan seiring dengan banyaknya guru yang dinyatakan kompeten dan lulus dalam program sertifikasi tahun sebelumnya. Hal ini dianggap sebagai capaian positif bagi kualitas pendidikan di wilayah Ngawi.

Meski demikian, Yusuf mengingatkan agar para guru tetap waspada dan proaktif dalam mengecek akun Simpatika masing-masing. Validasi data terkait beban kerja minimal 24 jam tatap muka tetap menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar agar status Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) tetap valid.

Pihak Kemenag juga menekankan bahwa tidak ada potongan dengan bentuk apa pun pada pencairan TPG ini. Jika ditemukan adanya oknum yang menjanjikan percepatan pencairan dengan imbalan tertentu, para guru diminta untuk segera melaporkannya ke kanal pengaduan resmi Kemenag Ngawi.

“Dana tersebut akan langsung masuk ke rekening guru yang bersangkutan tanpa perantara. Kami berkomitmen menjaga transparansi dalam penyaluran hak para pendidik ini agar tepat sasaran dan tepat jumlah,” tambahnya secara tegas.

Diakhir penjelasannya, Yusuf berharap agar pencairan tujuangan ini dapat menjadi stimulus bagi para guru utuk meningkatkan performa di ruang kelas. Kesejahteraan yang meningkat diharapkan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas literasi dan karakter peserta didik di madrasah-madrasah Ngawi.

Dengan adanya kepastian ini, keresahan para guru mengenahi status tunjangan mereka kini telah terjawab. Kemenag Ngawi terus berupaya memberikan pelayanan terbaik guna mendukung kelancaran administrasi profesi bagi Aparatur Sipil Negara maupun non-ASN di bawah lingkungannya.

Pewarta: Haryanto

Editor: Yop

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *