Ngawinews.com – Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) resmi memulai pengerjaan Proyek Strategis Daerah untuk tahun anggaran 2026. Dalam pelaksanaannya, DPUPR mulai menerapkan skema pengadaan e-Katalog Konstruksi versi 6 secara bertahap guna menjamin efisiensi dan transparansi pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Ngawi, Muhammad Fauzi Amir Rachman, menyampaikan bahwa sebagian besar paket strategis telah memasuki tahapan kontrak. Hal ini menandakan bahwa pelaksanaan fisik di lapangan akan segera dikerjakan oleh para rekanan yang telah memenangkan proses pengadaan digital tersebut.
“Dari sembilan paket yang direncanakan, delapan diantaranya telah resmi berkontrak. Sementara satu paket lainnya, yaitu Rekonstruksi Jl. Duwet-Gembol, hingga kini masih dalam proses pemenuhan jaminan pelaksanaan yang menjadi syarat administratif sebelum tahap pengerjaan dimulai,” ungkap M. Fauzi Amir Rachman, Selasa (14/04/2026).

Fauzi merinci bahwa sembilan paket strategis tersebut terbagi ke dalam dua sumber pendanaan utama. Paket yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) TA 2026 meliputi tiga proyek besar, yakni Rekontruksi Jl. Kandangan-Krawut, Rekonstruksi Jl. Tambakromo-Campurasri, serta Pemeliharaan Berkala Jl. Keras-Kayut.
Sementara itu, enam paket lainnya dibiayai melalui Dana Alokasi Umum (DAU) TA 2026. Proyek tersebut mencakup Rekonstruksi Jl. Kendung-Pojok, Rekonstruksi Jl. Duwet-Gembol, serta empat paket pemeliharaan berkala di ruas Jl. Kayut-Widodaren, Jl. Randusongo-Majasem, dan Jl. Gendingan-Payak, ditambah satu proyek Penggantian Jembatan Tungkulrejo pada ruas Jl.Tambakrono.Campurasri.
Pengggunakan e-Katalog Konstruksi versi 6 menjadi terobosan baru bagi DPUPR Ngawi tahun ini. Skema ini memungkinkan proses pemilihan penyedia jasa menjadi lebih ringkas dan akuntabel, sehingga waktu pelaksanaan fisik di lapangan tidak terulur oleh proses birokrasi pengadaan yang panjang seperti tahun-tahun sebelumnya.
Fauzi menekankan bahwa fokus pembangunan tahun ini tidak hanya pada jalan raya, tetapi juga jembatan sebagai penghubung vital ekonomi antar-wilayah. Penggantian Jembatan Tungkulrejo di ruas Jl. Tambakromo-Campurasri misalnya, menjadi salah satu poin krusial untuk memperlancar mobilitas warga di zona tersebut. Pihak Dinas PUPR memastikan bahwa pengawasan ketat akan dilakukan selama pengerjaan berlangsung agar kualitas bangunan sesuai dengan spesifikasi teknis. Tim teknis dari Bidang Bina Marga akan rutin melakukan monitoring ke titik-titik proyek guna memastikan progres pengerjaan berjalan sesuai dengan kalender kerja yang telah disepakati.
Pemerintah berharap dengan dimulainya proyek-proyek strategis ini, kemantapan jalan di Kabupaten Ngawi dapat meningkat signifikan. Infrastruktur yang baik diyakini akan menjadi stimulan bagi pertumbuhan ekonomi lokal, mengingat akses jalan yang mulus sangat dinantikan oleh petani dan pelaku usaha di wilayah Ngawi.
Masyarakat pun diimbau untuk turut mendukung kelancaran proyek ini di lapangan. Dengan sinergi antara pemerintah, penyedia jasa, dan warga, DPUPR oiptimis seluruh paket pekerjaan strategis ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh masyarakat Kabupaten Ngawi.
Pewarta: Haryanto
Editor: Yop







