Berita  

Dari Desa Menuju Nasional: Perjalanan Panjang SMPN 2 Paron Raih Adiwiyata Nasional 2025

Ngawinews,com – Ngawi – Meskipun berlokasi di wilayah pedesaan. SMP Negeri 2 Paron membuktikan diri mampu bersaing di level nasional. Pada Desember 2025 ini, sekolah tersebut resmi menyabet predikat Sekolah Adiwiyata Nasional, sebuah capaian tertinggi dalam pengelolaan lingkungan sekolah yang sehat, bersih, dan hijau.

Kepala SMP 2 Paron, Purwanto, mengungkapkan bahwa prestasi ini bukanlah hasil instan, melainkan buah dari konsistensi selama delapan tahun. Perjalanan panjang ini dimulai sejak sekolah merintis program Adiwiyata pada tahun 2017.

Berkat komitmen seluruh warga sekolah, SMPN 2 Pron secara bertahap menaiki tangga prestasi:  Tahun 2017: mulai merintis Program Adiwiyata. Tahun 2018: Meraih status Sekolah Adiwiyata Kabupaten. Tahun 2023: Berhasil naik kelas menjadi Sekolah Adiwiyata Provinsi. Tahun 2025: resmi dinobatkan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh dan pendampingan intensif dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ngawi. Kami sangat berterima kasih atas bimbingan yang diberikan selama ini,” ujar Purwanto pada Senin, 16 Desember 2025.

Menurut Purwanto, pihak sekolah telah menetapkan berbagai program pembiasaan untuk membangun karakter siswa yang peduli lingkungan. Beberapa kegiatan rutin yang menjadi pilar utama di antaranya:

Green Lab Mandiri: Siswa siajarkan merawat tanaman di depan kelas masing-masing, menanam pohon baru, hingga mengolah sampah organik menjadi pupuk organik yang bermanfaat.

Jumat Bersih: Gotong royong rutin menjaga keasrian sekolah.

Datang Bersih, Pulang Bersih: Prinsip tanggung jawab siswa terhadap kebersihan kelas dan lingkungan dari awal hingga akhir jam pelajaran.

Budaya Tertip Sampah: Edukasi masif mengenai pembuangan sampah pada tempatnya serta pemilihan sejak dini.

“Kami berupaya mendidik siswa agar prestasi akademik berjalan beriringan dengan karakter yang kuat. Melalui pembiasaan perilaku sehat dan bersih, kami ingin lingkungan ini benar-benar mendukung kenyamanan proses belajar mengajar,” ujar Purwanto.

Purwanto mengaku bangga bisa berkontribusi dalam menjaga dan melestarikan lingkungan sekolah. Namun, ia menegaskan bahwa perjalanan SMPN 2 Paron tidak berhenti sampai di sini.

“Saya pribadi merasa bangga bisa memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan sekolah. Namun, kami masih memiliki ‘PR’ besar. Target berikutnya adalah mempersiapkan diri dan memenuhi kreteria untuk maju ke tingkat Adiwiyata Mandiri pada tahun 2026 mendatang,” tegasnya.

Dengan semangat kebersamaan antara guru, siswa, dan orang tua, SMPN 2 Paron optimistis dapat dapat terus meningkatkan prestasi di bidang akademik maupun non-akademik, sembari tetap menjadi garda terdepan dalam pelestarian lingkungan di lingkungan pendidikan.

Meski berada di desa, Purwanto memiliki obsesi untuk membawa SMPN 2 Paron menjadi sekolah pilihan utama masyarakat.

“Harapan kami ke depan, SMPN 2 Paron bisa menjadi sekolah rujukan bagi masyarakat di Kabupaten Ngawi. Walaupun sekolah kami di desa, kualitas lingkungan dan prestasinya harus berstandar nasional,” pungkasnya.

Pewarta: Haryanto

Editor: Pie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *