
Ngawinews.com – Ngawi – Pemerintah Desa (Pemdes) Umbulrejo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, secara serius memprioritaskan pembangunan infrastruktur desa. Langkah ini diambil sebagai strategi utama untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Fokus ini terlihat jelas dari realisasi Dana Desa (DD) Tahap II Tahun 2025 yang dialokasikan untuk proyek pavingisasi jalan lingkungan, sebuah inisiatif yang diharapkan dapat membuka akses dan menstimulasi kegiatan ekonomi warga.
Kepala Desa Umbulrejo, Parin, menegaskan pentingnya ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. “Infrastruktur yang baik adalah fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya saat ditemui Ngawinews.com, Jumat (12/9/2025).
Parin menjelaskan, salah satu alokasi utama dari anggaran DD Tahun 2025 ini adalah proyek pavingisasi jalan di Dusun Wajong. Proyek ini berlokasi di RT 003 RW 001, dengan volume pengerjaan sepanjang 333 meter, lebar 2,6 meter, serta ketebalan 6 sentimeter. Anggaran yang digelontorkan untuk proyek ini mencapai Rp200.761.200.
Menurut Parin, pemilihan lokasi ini didasarkan pada kebutuhan mendesak masyarakat setempat. Jalan yang sebelumnya rusak dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan, kini akan diubah menjadi akses yang mulus.

“Kami berharap dengan jalan yang mulus ini, warga bisa lebih mudah mengangkut hasil panen atau beraktivitas ekonomi lainnya,” tambahnya.
Proyek pembangunan ini tidak hanya melibatkan pemerintah desa, tetapi juga partisipasi aktif dari Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dan masyarakat.
Yuswantoro, selaku TPK Desa Umbulrejo yang juga ditemui di lokasi, membenarkan apa yang disampaikan oleh Kepala Desa Parin. Ia menekankan bahwa setiap tahap pembangunan dilakukan secara transparan dan akuntabel.
“Kami selalu melibatkan masyarakat dalam setiap musyawarah desa untuk menentukan prioritas pembangunan. Ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan bahwa setiap rupiah dari Dana Desa benar-benar bermanfaat bagi warga,” ungkapnya.
Ditambahkan Parin, pembangunan infrastruktur jalan ini diprediksi akan membawa dampak positif yang signifikan bagi perekonomian Desa Umbulrejo. Dengan akses yang lebih baik, para petani akan lebih mudah menjual hasil panen mereka ke pasar. Selain itu, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga akan lebih termotivasi untuk mengembangkan usahanya karena distribusi produk menjadi lebih cepat dan efisien.

Parin juga mengatakan bahwa Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sangat berperan penting dalam mendorong pembangunan di wilayah pedesaan. Tanpa adanya alokasi dana ini, pembangunan infrastruktur berskala besar seperti pavingisasi akan sulit terwujud.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat atas kucuran Dana Desa ini. Ini adalah stimulus yang efektif untuk menggerakkan roda perekonomian di desa-desa,” pungkas Parin. Ia juga berharap agar program Dana Desa ini dapat terus berlanjut, sehingga pembangunan di Desa Umbulrejo dan desa-desa lain di Indonesia bisa terus berjalan demi kesejahteraan masyarakat.
Pewarta: Haryanto
Editor: Pie

