ADV  

Dongkrak Produktivitas Pertanian, Pemdes Dawu Ngawi Bangun Jalan Usaha Tani di Dusun Wates

Dongkrak Produktivitas Pertanian, Pemdes Dawu Ngawi Bangun Jalan Usaha Tani di Dusun Wates

Ngawinews.com – Ngawi – Pemerintah Desa (Pemdes) Dawu, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan warga, khususnya di sektor agraria. Sebagai langkah nyata dalam mendongkrak roda perekonomian dan produktivitas para petani setempat, jajaran pemerintah desa menggalakkan pembangunan infrastruktur berupa Jalan Usaha Tani (JUT). Langkah ini diambil guna memberikan kemudahan akses bagi para petani dalam mengelola lahan dan mengangkut hasil panen mereka.

Kepala Desa Dawu, Suwito, menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur pertanian menjadi salah satu program prioritas di wilayahnya pada tahun ini. Menurutnya, akses jalan yang memadai merupakan kunci utama untuk memangkas biaya operasional pascapanen yang kerap dikeluhkan oleh para petani di wilayah Ngawi. Melalui perencanaan yang matang, program ini diharapkan dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi ketahanan pangan di tingkat desa maupun daerah.

Kepala Desa Dawu, Suwito

Secara spesifik, proyek pembangunan Jalan Usaha Tani kali ini dialokasikan di RT 009 RW 003 S Dusun Wates, Desa Dawu, Kecamatan Paron. Kawasan ini dipilih lantaran menjadi salah satu urat nadi aktivitas pertanian yang menghubungkan pemukiman warga dengan jalan persawahan produktif. Sebelum tersentuh proyek ini, jalur tersebut kerap mengalami kerusakan, terutama saat musim penghujan tiba, sehingga menyulitkan kendaraan pengangkut hasil bumi.

Proyek infrastruktur tersebut direalisasikan dalam bentuk pemasangan paving block demi menjamin ketahanan dan kekuatan jalan dalam jangka panjang. Adapun spesifikasi teknis dari pembangunan JUT ini mencakup panjang jalan mencapai 88 meter dengan lebar 3,5 meter. Selain itu, ketebalan paving yang digunakan adalah 8 centimeter, ukuran yang dinilai standar dan ideal untuk menahan beban kendaraan roda tiga maupun truk bermuatan hasil pertanian.

Dari sisi pembiayaan, pembangunan jalan di Dusun Wates ini menelan anggaran total sebesar Rp 71 juta. Seluruh dana tersebut bersumber dari pos Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026 yang dikelola oleh Pemdes Dawu. Pihak pemerintah desa memastikan bahwa pengelolaan anggaran ini telah dilakukan secara transparan dan akuntabel, serta melibatkan partisipasi masyarakat setempat dalam proses pengerjaannya melalui sistem swakelola.

Kepala Desa Dawu, Suwito, berharap dengan selesainya pembangunan JUT tersebut, mobilitas para petani di Kecamatan Paron, khususnya Desa Dawu, dapat berjalan dengan lancar tanpa terkendala medan yang rusak.

“Kami berharap sarana ini bisa meningkatkan hasil pertanian di wilatah kami secara optimal. Ketika akses jalan bagus, proses distribusi pupuk dan hasil panen menjadi lebih cepat dan efisien,” ujar Suwito saat memantau lokasi pembangunan.

Sementara itu, Rianto selaku Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Dawu, menyampaikan hal senada dengan apa yang diungkapkan oleh Kepala Desa. Ia menegaskan bahwa aspek teknis dan kualitas pengerjaan paving jalan ini sangat diperhatikan agar mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata dan bertahan lama bagi warga sekitar, khususnya para petani di Dusun Wates.

Lebih lanjut, Rianto menambahkan bahwa dengan kondisi yang kini sudah dipaving rapi, para petani memiliki posisi tawar yang lebih baik. Hal ini dikarenakan kendaraan angkut, baik roda tiga maupun truk, kini dapat langsung menjangkau area persawahan tanpa hambatan. Kemudahan akses ini otomatis memotong jalur distribusi logistik yang sebelumnya menjadi beban finansial tersendiri bagi petani saat masa panen tiba.

Pewarta: Haryanto

Editor: Yop

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *